Amimia
amimia
Ringkasan Singkat
Gangguan komunikasi yang ditandai dengan ketidakmampuan untuk menggunakan isyarat atau ekspresi wajah, atau untuk memahami isyarat orang lain.
Amimia adalah bentuk gangguan bahasa non-verbal yang dapat bermanifestasi dalam dua cara utama. Pertama, amimia motorik atau ekspresif, di mana individu tidak mampu menyampaikan makna atau emosi melalui isyarat tangan, gerakan tubuh, atau ekspresi wajah yang sesuai. Kedua, amimia sensorik atau reseptif, di mana individu kehilangan kemampuan untuk menafsirkan atau memahami makna dari isyarat dan ekspresi yang ditunjukkan oleh orang lain.
Kondisi ini sering dikaitkan dengan kerusakan pada area otak tertentu, seperti lobus frontal atau basal ganglia, dan sering terlihat pada penderita penyakit Parkinson atau stroke. Selain itu, istilah amimia dalam beberapa konteks medis lama juga kadang digunakan secara jarang untuk merujuk pada kehilangan memori, meskipun penggunaan ini sudah tidak umum. Penanganan amimia biasanya melibatkan terapi wicara dan okupasi untuk membantu pasien menemukan cara alternatif dalam berkomunikasi secara emosional dan sosial.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Critchley, M. (1939). The language of gesture.
- Damasi, A. R. (1994). Descartes' Error: Emotion, Reason, and the Human Brain.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.